tuliskan dan jelaskan struktur penulisan kode program java
StrukturProgram Java secara umum dibagi menjadi 4 bagian: Deklarasi Package Impor Library Class Method Main Mari kita bahas satu per satu dari struktur diatas 1. Deklarasi Package Package
Perulanganfor atau looping for termasuk dalam jenis perulangan yang cukup banyak digunakan bukan hanya di java namun dibahasa pemrograman lain seperti PHP, C++ dan Python. Perulangan ini digunakan ketika ingin mengenkseskusi perintah program yang sama dengan jumlah proses perulangan yang sudah diketahui dengan mengacu pada kondisi yang ditetapkan.
Classesdan Object. Class - class dapat didefinisikan sebagai template/blueprint yang menjelaskan perilaku/status yang didukung oleh objek dari tipenya. Object - Objek memiliki status dan perilaku. Contoh: mobil memiliki merk, warna dan bisa bergerak maju serta mundur. Objek adalah turunan dari class, sebuah objek bisa didefinisikan setelah
Mengenaltipe data dasar di Java. Berurusan dengan tipe data untuk variabel, Java memiliki sangat banyak tipe data yang dasar dan kompleks. Tipe data yang kompleks dapat Anda temukan seperti ArrayList, HashMap, HashTable, Vector, Array, dan lainnya. Untuk tipe data dasar, Anda dapat menggunakan int, float, double, String, Boolean, dan lainya.
Dalamartikel ini, Kita akan membahas konsep class dan object. - Class merupakan suatu "Blueprint" atau "Cetakan" untuk menciptakan suatu instance dari object. Class juga merupakan grup suatu object dengan kemiripan attributes/properties, behavior dan relasi ke object lain. Contoh :Class Person, Vehicle, Tree, Fruit dan lainnya.
Site De Rencontre Seniors 100 Gratuit. JavaPada contoh program di pembahasan sebelumnya, kita hanya menulis kode intruksi pada fungsi main main adalah fungsi utama dalam program Java. Semua kode yang kita tulis di dalamnya, akan langsung masalahnya sekarang“Bagaimana kalau kita membuat program yang cukup besar, apakah kita masih bisa menulis semua kodenya di dalam fungsi main?”Bisa-bisa saja, tapi kurang efektif dan akan menghabiskan banyak tenaga untuk mengetik lagi kalau ada error…“Lalu solusinya bagaimana?”Solusinya menggunakan prosedur/ dapat memecah program menjadi sub-sub program, sehingga kita bisa membuat program lebih prosedur/fungsi dapat mengurangi pengetikan kode yang kesempatan ini, kita akan belajar menggunakan prosedur/fungsi pada Java untuk membuat kita kenalan dulu dengan prosedur dan fungsi. Setelah itu, dilanjutkan dengan contoh program. Pengertian Prosedur, Fungsi, dan MethodJangan bingung…karena ketiga-tiganya Fungsi, dan Method itu adalah sebutan untuk fungsi yang tidak mengembalikan nilai. Fungsi ini biasanya ditandai dengan kata kunci adalah sebutan untuk fungsi yang mengembalikan adalah fungsi yang berada di dalam Class. Sebutan ini, biasanya digunakan pada memudahkan, mari kita sebut semuanya Membuat Fungsi di JavaFungsi harus dibuat atau ditulis di dalam dasarnya seperti inistatic TypeDataKembalian namaFungsi{ // statemen atau kode fungsi }PenjelasanKata kunci static, artinya kita membuat fungsi yang dapat dipanggil tanpa harus membuat instansiasi Nanti saya adalah tipe data dari nilai yang dikembalikan setelah fungsi adalah nama fungsinya. Biasanya ditulis dengan huruf kecil di awalnya. Lalu, kalau terdapat lebih dari satu suku kata, huruf awal di kata kedua ditulis void ucapSalam{ Pagi"; }Tipe data void artinya kosong, fungsi tersebut tidak mengebalikan nilai Memanggil/Eksekusi FungsiSetelah kita membuat fungsi, selanjutnya kita akan mengeksekusi dapat dipanggil dari fungsi main atau dari fungsi yang pemanggilan fungsi dalam dalam funsgi mainpublic static void mainString[] args{ ucapSalam; }Maka akan menghasilkan outputKode lengkapnya, silahkan dicoba sendiriclass BelajarFungsi { // membuat fungsi ucapSalam static void ucapSalam{ Pagi"; } // membuat fungsi main public static void mainString[] args{ // memanggil/eksekusi fungsi ucapSalam ucapSalam; } }Fungsi dengan ParameterParameter adalah variabel yang menampung nilai untuk diproses di dalam fungsi. Parameter berperan sebagai input untuk dasarnya seperti inistatic TipeData namaFungsiTipeData namaParameter, TipeData namaParameterLain{ // kode fungsi }PenjelasanParameter ditulis di antara tanda kurung ...;Parameter harus diberikan tipe data;Bila terdapat lebih dari satu parameter, maka dipisah dengan tanda fungsi yang memiliki parameterstatic void ucapinString ucapan{ }Pada contoh tersebut, kita membuat parameter bernama ucapan dengan tipe String. Sehingga kita bisa menggunakan variabel ucapan di dalam pemanggilan fungsi yang memiliki parameterucapin"Hallo!"; ucapin"Selamat datang di pemrograman Java"; ucapin"Saya kira ini bagian terakhir"; ucapin"Sampai jumpa lagi, ya!";Hasil outputnyaHallo! Selamat datang di pemrograman Java Saya kira ini bagian terakhir Sampai jumpa lagi, ya!Fungsi yang Mengembalikan NilaiSetelah fungsi memproses data yang diinputkan melalui parameter, selanjutnya fungsi harus mengembalikan nilai agar dapat diolah pada proses nilai pada fungsi menggunakan kata kunci int luasPersegiint sisi{ int luas = sisi * sisi; return luas; }Pada contoh tersebut, kita membuat sebuah parameter bernama sisi. Kemudian fungsi akan mengembalikan nilai dengan tipe int integer dari variabel pemanggilanya Persegi dengan panjang sisi 5 adalah " + luasPersegi5;Hasil OutputLuas Persegi dengan panjang sisi 5 adalah 25Pemanggilan Fungsi di Fungsi LainFungsi-fungsi dapat saling memanggil untuk memproses sebuah program Kalkulator Bangun Ruang memiliki fungsi-fungsi luasPersegi, luasPersegiPanjang, luasSegitiga, luasBalok, luasKubus tersebut dapat saling membantu, contoh fungsi luasKubus membutuhkan fungsi luasPersegi.RumusLuas Kubus = 6 * luasPersegi; Luas Persegi = sisi * sisi;Maka programnya bisa dibuat seperti inipublic class BangunRuang { public static void mainString[] args { int s = 12; int luas = luasKubuss; } // membuat fungsi luasPersegi static int luasPersegiint sisi{ return sisi * sisi; } // membuat fungsi luasKubus static int luasKubusint sisi{ // memanggil fungsi luasPersegi return 6 * luasPersegisisi; } }Hasil outputFungsi Static dan Non-StaticPada contoh-contoh diatas, kita menggunakan kata kunci static sebelum membuat kunci static akan membuat fungsi dapat dieksekusi langsung, tanpa harus membuat instansiasi objek dari class FungsiStatic { // Fungsi non-static void makanString makanan{ sedang makan " + makanan; } // fungsi static static void minumString minuman{ sedang minum " + minuman; } // fungsi main public static void mainString[] args { // pemanggilan fungsi static minum"Kopi"; // mambuat instansiasi objek saya dari class FungsiStatic FungsiStatic saya = new FungsiStatic; // pemanggilan fungsi non-static Goreng"; } }Pada contoh tersebut, fungsi makan adalah fungsi non-static. Sedangkan fungsi minum adalah fungsi output dari program di atasSaya sedang minum Kopi Hi! Saya sedang makan Nasi GorengApabila kita tidak membuat objek untuk memanggil fungsi non-static, maka akan terjadi Global dan Variabel Lokal pada JavaVariabel global adalah variabel yang bisa diakses dari semua fungsi. Sedangkan variabel lokal adalah variabel yang hanya bisa diakses dari dalam fungsi tempat variabel itu kita lihat contohnyaclass ProgramKu{ // ini variabel global static String nama = "Programku"; static String version = " static void help{ // ini variabel lokal String nama = "Petani Kode"; // mengakses variabel global di dalam fungso help " + nama; " + version; } public static void mainString args[]{ // panggil fungsi help help; " + nama; " + version; } }Hasil outputnyaNama Petani Kode Versi Nama Programku Versi pemanggilan fungsi help kita membuat ulang variabel nama. Sehingga variabel nama menjadi variabel lokal pada fungsi help dan nilainya berubah menjadi "Petani Kode".Sedangkan, saat kita akases lagi variabel nama melalui fungsi main nilainya tetap sama seperti yang Program dengan Fungsi dan ProsedurProgram ini adalah program sederhana dengan fitur sebagai berikutBaca data dari ArrayListSimpan data ke ArrayListUbah dataHapus DataKeluarBelum tahu tentang ArrayList?Silahkan baca meteri Mengenal Array di JavaBaiklah, silahkan buat class baru bernama FungsiProsedur. Lalu impor class-class yang import import import itu buat variabel global di dalam class FungsiProsedurstatic ArrayList listBuah = new ArrayList; static boolean isRunning = true; static InputStreamReader inputStreamReader = new InputStreamReader static BufferedReader input = new BufferedReaderinputStreamReader;PenjelasanVariabel listBuah adalah variabel global untuk menyimpan nama-nama isRunning adalah variabel global untuk membuat inputStreamReader dan input adalah objek yang kita butuhkan untuk mengambil input dari itu, buat masing-masing untuk menampilkan menustatic void showMenu throws IOException { MENU ========"; Show All Buah"; Insert Buah"; Edit Buah"; Delete Buah"; Exit"; MENU> "; int selectedMenu = switchselectedMenu{ case 1 showAllBuah; break; case 2 insertBuah; break; case 3 editBuah; break; case 4 deleteBuah; break; case 5 break; default salah!"; } }Fungsi tersebut bertugas untuk menampilkan menu dan menentukan fungsi mana yang akan dipanggil berdasarkan nomer menu yang itu throws IOException?Nanti saya akan bahas di kesempatan berikutnya. Untuk saat ini diabaikan saja dulu. Ini karena kita menggunakan Buffereader, jadi throws IOException wajib untuk menampilkan datastatic void showAllBuah{ if ada data"; } else { // tampilkan semua buah forint i = 0; i "; int selectedMenu = switchselectedMenu{ case 1 showAllBuah; break; case 2 insertBuah; break; case 3 editBuah; break; case 4 deleteBuah; break; case 5 break; default salah!"; } } static void showAllBuah{ if ada data"; } else { // tampilkan semua buah forint i = 0; i 1 Belum ada data ========= MENU ======== [1] Show All Buah [2] Insert Buah [3] Edit Buah [4] Delete Buah [5] Exit PILIH MENU> 2 Nama buah Apel ========= MENU ======== [1] Show All Buah [2] Insert Buah [3] Edit Buah [4] Delete Buah [5] Exit PILIH MENU> 1 [0] Apel ========= MENU ======== [1] Show All Buah [2] Insert Buah [3] Edit Buah [4] Delete Buah [5] Exit PILIH MENU> Silahkan coba untuk melakukan insert, edit, dan Kata…Jika kamu mengikuti tutorial ini dari awal sampai fungsi. Maka, bisa dikatakan kamu sudah menguasai dasar pemrograman dengan perbanyak latihan, agar semakin ada yang belum dipahami, silahkan ditanyakan melalui silahkan pelajariKonsep Dasar OOP pada JavaJava dan MySQL Membuat Program CRUD
Skip to content Halo Teman-teman, bertemu lagi di tutorial Java Programming! Kali ini, kita akan membahas mengenai struktur program di Java dengan Aplikasi Netbeans. Mari kita Mulai ! Struktur Program JavaJava merupakan program yang berbasis OOP Object Oriented Programming sehingga penulisan struktur kode nya terbilang rapi, yaitu kita akan banyak mengenal dan melihat class-class. Pertama-tama saya sudah membuat sebuah Project Java dengan nama Java_Programming, Package dengan nama Fungsi_Input_Output dan sebuah Class dengan nama seperti gambar dibawah ini Package adalah sebuah tempat yang berisi sekumpulan class-class. Package biasanya digunakan untuk memisahkan class-class atau mengelompokkan class-class yang berhubungan / sesuai. Class adalah sebuah file yang berisikan kumpulan perintah, object atau variabel, function dan method-method. Ketika kita membuat sebuah package dan Class, maka di dalam Class tersebut belum ada coding apapun seperti yang terlihat pada Gambar 2. Jika kosong seperti ini, maka program yang kita buat tidak akan bisa dijalankan, karena tidak mempunyai main method. maka harus ditambahkan fungsi main methodnya di dalam public class fungsi_output public static void mainString[] args{ } Keterangan – Public = hak akses untuk class. Berarti class/method ini dapat diakses secara umum.– Static = tipe class/method nya merupakan static. Perbedaan dari static dan non-static adalah cara pemanggilannya.– Void = kosong / netral. berarti pada main method ini tidak mengembalikan nilai bertipe data khusus.– Main = utama. Berarti class/method ini yang akan dijalankan pertama kali saat program di run.– String[] = deklarasi sebuah array dalam tipe data String– Args = variabel yang bertipe array Tampilan script lengkapnya adalah sebagai berikut Setelah membuat main method, maka script code yang akan kita buat harus disimpan di dalam main method agar dapat dibaca ketika di Program Java, kita membutuhkan titik koma; sebagai akhir dari statement. Berikut contoh code Java untuk mencetak Hello World. Demikian penjelasan mengenai Struktur Program Java, semoga bermanfaat. Sampai bertemu di Materi Selanjutnya yaitu Tipe data dan Variabel di Java.
Melanjutan tutorial belajar bahasa java di duniailkom, kali ini kita akan membahas aturan dasar penulisan kode program bahasa Java. Aturan ini mencakup case sensitifity, whitespace, baris komentar, statement, dan identifier. Perbedaan Huruf Besar / Kecil dalam Bahasa Java Case sensitifity adalah perbedaan antara huruf besar dan huruf kecil. Java termasuk bahasa yang case sensitif, yang artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Sebagai contoh, kode program berikut akan menghasilkan error, bisakah anda menebak apa yang salah? class HelloBelajar { public static void mainString args[]{ Java di Duniailkom"; } } Berikut pesan error yang tampil error package system does not exist Java di Duniailkom"; ^ 1 error Kesalahannya ada di huruf “S” di baris 3, seharusnya adalah System, bukan system. Perbedaan huruf besar dan kecil ini juga berlaku untuk perintah lain, seperti nama variabel, nama function / method, dst. Intinya, kita harus hati-hati dengan perbedaan huruf dalam bahasa Java. Cara Penulisan Komentar di dalam Bahasa Java Komentar atau comment adalah kode program’ yang ditambahkan untuk memberi keterangan/penjelasan mengenai cara kerja program. Komentar tidak akan diproses oleh compiler Java dan ditujukan bagi programmer yang sedang membaca kode tersebut. Dalam bahasa Java, terdapat 3 jenis baris komentar Single Line Comment Multi Line Comment Documentation Comment Sesuai dengan namanya, Single Line Comment dipakai untuk membuat baris komentar yang terdiri dari 1 baris saja. Untuk membuatnya, awali sebuah baris dengan tanda // , yakni garis miring dua kali. Berikut contoh penggunaannya class HelloBelajar { public static void mainString args[]{ // Tampilkan teks ke layar Java di Duniailkom"; } } Multi Line Comment adalah baris komentar yang mencakup lebih dari satu baris. Caranya, gunakan pasangan karakter /* sebagai pembuka baris komentar, dan karakter */ sebagai penutup baris komentar. Seluruh baris atau kode program yang berada di antara kedua karakter ini akan dianggap sebagai komentar. Berikut contohnya class HelloBelajar { public static void mainString args[]{ /* Tampilkan teks ke layar Menggunakan perintah Teks yang akan ditampilkan adalah "Belajar Java di Duniailkom" */ Java di Duniailkom"; } } Documentation Comment adalah baris komentar yang sangat mirip seperti multi line comment. Bedanya, komentar yang ditulis bisa diproses oleh tools khusus untuk meng-generate dokumentasi seperti Javadoc. Untuk menulis documentation comment, gunakan tanda /** sebagai karakter pembuka, dan karakter */ sebagai penutup. Berikut contoh penggunaannya class HelloBelajar { public static void mainString args[]{ /** Perintah dipakai untuk menampilkan teks ke layar */ Java di Duniailkom"; } } Selain untuk membuat penjelasan tentang kode program, baris komentar ini juga sering dipakai untuk proses debugging atau pencarian kesalahan. Daripada menghapus kode program yang mungkin sebenarnya sudah benar, lebih baik dijadikan komentar untuk sementara. class HelloBelajar { public static void mainString args[]{ // Java di Duniailkom"; Java di Duniailkom"; } } Pengertian Statement dalam Bahasa Pemrograman Java Statement dalam bahasa Java adalah sebuah baris perintah. Hampir semua baris perintah statement harus diakhiri dengan tanda titik koma ; . Berikut beberapa contoh statement dalam bahasa Java int nilai = 80; hasil = a + b; Java di Duniailkom"; Sebuah statement tidak harus mencakup satu baris. Perintah kondisi seperti if else dan perulangan looping bisa mencakup beberapa baris, dan ini dianggap sebagai satu statement if nilai == 80 { Java di Duniailkom"; } Statement yang terdiri dari beberapa baris seperti ini biasanya diawali dengan tanda kurung kurawal ” { ” dan diakhiri dengan tanda ” } “. Bagian ini juga sering disebut sebagai blok kode program. Khusus blok kode program seperti ini, tidak perlu diakhiri dengan tanda titik koma. Pengertian Identifier dalam Bahasa Pemrograman Java Identifier adalah nama untuk menandakan “sesuatu” sepanjang kode program. Contoh dari identifier adalah nama class, nama variable, nama function atau nama method. Perhatikan statement berikut double hasil = int totalPenjualan = 80; Disini, hasil dan totalPenjualan adalah variabel dan termasuk ke dalam identifiers. Secara umum, kita bebas ingin menulis nama identifier, namun terdapat beberapa aturan Identifier harus selain dari keyword, yakni kata khusus yang dipakai oleh Java. Sebagai contoh, kita tidak bisa memakai kata int sebagai nama variabel, karena int merupakan keyword untuk menandakan tipe data integer. Identifier bisa terdiri dari huruf, angka dan karakter underscore / garis bawah _ . Karakter pertama dari identifier hanya bisa berupa huruf dan underscore, tidak bisa berupa angka. Selama mengikuti aturan diatas, tidak masalah ingin memberikan nama apapun untuk identifier. Namun terdapat beberapa kebiasaan dari programmer Java terkait penulisan identifier ini Nama class ditulis dengan PascalCase, dimana setiap kata diawali dengan huruf besar, termasuk kata pertama dan tanpa spasi. Contohnya seperti class HelloBelajar, class LuasLingkaran, atau class MahasiswaJurusanKomputer. Nama variable dan function termasuk method, ditulis dengan camelCase, dimana setiap kata juga diawali dengan huruf besar, kecuali kata pertama dan tanpa spasi. Contohnya panjangSegitiga, hitungLuasSegitiga, getMahasiswa atau totalBelanja. Nama konstanta ditulis dengan SNAKE_CASE, yakni huruf besar semua dengan garis bawah underscore sebagai pemisah kata. Contohnya public final String NAMA_WEBSITE atau public final int KURS_DOLLAR = 14000. Dalam tutorial bahasa pemrograman bahasa Java kali ini kita telah membahas beberapa aturan dasar dari bahasa Java. Ini semua menjadi pedoman dalam menulis kode program bahasa Java. Tutorial berikutnya akan masuk ke Cara Pembuatan Variabel dalam Bahasa Pemrograman Java.
Setelah sebelumnya kita membuat program "Hello World", pada kesempatan kali ini kita akan coba membedah kode tersebut untuk melihat struktur dari kode salah. Ibarat menulis skripsi, membuat program ternyata juga ada strukturnya. Dan struktur ini harus sesuai supaya tidak ditolak oleh sang dosbing langsung Kode JavaPada umumnya, file kode Java ditandai dengan ekstensi . kode Java harus dibuat sesuai kaidah bahasa Java. Ada aturan dan sintaks khusus yang harus kita ikuti agar program bisa dikompilasi dan terdapat kesalahan dalam sintaks yang kita ketikkan, maka secara otomatis kompiler Java akan mengeluarkan error. Kalau error artinya program kita tidak bisa dijalankan 😞.Nah, itulah alasan mengapa harus mengetahui aturan kode Java sebelum ketik-ketik kode. Mari kita mulai dengan strukturnya terlebih Program JavaSebelum lanjut, ada baiknya kalau kita lihat lagi kode "Hello World" yang sudah pernah kita class HelloWorld { public static void mainString args[] { World!"; } }Nah, dari kode tersebut kita akan coba bedah satu per satu sesuai struktur kode Deklarasi Kelas UtamaPada bahasa Java, semuanya adalah objek. Nah, sebuah objek biasanya ditandai dengan keyword contoh "Hello World" di atas, kita membuat deklarasi kelas utama dengan nama HelloWorldjavapublic class HelloWorld { ... }Semua kode di dalam tanda kurung kurawal {...} disebut sebagai tubuh kelas. Tubuh kelas ini nanti dapat berisi deklarasi variabel dan konsep OOP, variabel yang dideklarasikan di dalam class disebut dengan attribute, sedangkan fungsi-fungsi di dalam class disebut dengan method. Kita akan bahas lebih lanjut tentang hal ini pada bagian OOP dengan dalam satu file .java hanya boleh ada satu kelas utama. Kelas utama ini ditandai dengan keyword public dan namanya harus sama dengan nama file yang kita karena dalam kasus ini kita membuat kelas utama dengan nama HelloWorld, maka file yang kita buat harus memiliki nama yang sama yaitu Deklarasi Fungsi UtamaSetelah kelas utama, selanjutnya ada fungsi utama atau main method.— Di sini kita bicara fungsi sebagai kata benda ya, bukan kata kerja. Kalau ada kalimat "fungsi yang berfungsi untuk ..." itu normal ya, diharap jangan bingung hehe..Fungsi adalah blok program yang berisi logika yang kita inginkan. Fungsi ini nantinya dapat dipanggil untuk melakukan contoh "Hello World" di atas, fungsi utama adalah pada blok inijavapublic static void mainString args[] { ... }Sama seperti deklarasi kelas, satu blok fungsi dimulai dengan tanda kurung kurawal buka { dan diakhiri kurung kurawal tutup }. Semua kode yang ada di antara kurung kurawal ini adalah badan fungsi yang berisi logika yang kita method dalam bahasa Java ditandai dengan identifier main. Nama ini mutlak, karena Java menggunakannya sebagai titik mulai dari kode yang kita sementara tidak perlu tahu arti dari public static void dan String args[], kita akan bahas pada kesempatan-kesempatan Tubuh Fungsi UtamaYang terakhir dari bagian utama kode Java adalah tubuh yang disebutkan sebelumnya, tubuh fungsi merupakan tempat kita menuliskan logika yang contoh ini karena kita ingin mengeluarkan tulisan "Hello World" pada konsol, maka kita harus menuliskan logika yang sesuai yaitu World";Kode tersebut merupakan perintah output yang berfungsi untuk memerintahkan komputer menuliskan "Hello World" di tubuh fungsi utama inilah kita akan menuliskan kode-kode kita. Mulai dari input/output, deklarasi variabel, struktur kontrol, dan banyak lagi yang lainnya. Semua akan kita bahas di kesempatan-kesempatan Penulisan Kode JavaSetelah tahu tentang struktur kode Java, sekarang kita akan bahas tentang aturan ini ibaratnya sama seperti aturan ketika menulis teks dalam bahasa Indonesia. Ada aturan huruf kapital, penggunaan tanda baca, hingga ejaan yang harus bahasa Java, aturan penulisan umumnya adalah sebagai berikutPembuatan nama identifier — Identifier merupakan nama yang kita berikan pada variabel, fungsi, class, dan yang sejenisnya. Identifier dapat ditulis dengan huruf besar dan kecil A-Z, a-z, angka 0-9 dan karakter $ serta _. Dalam penulisannya tidak boleh ada spasi, tidak boleh juga diawali dengan titik koma ; — Titik koma pada Java digunakan untuk mengakhiri satu baris perintah. Perintah ini termasuk deklarasi variabel, pemanggilan fungsi, dan statement kurung kurawal {...} — Kurung kurawal digunakan sebagai penanda satu blok program. Blok program merupakan satu atau beberapa perintah yang dikumpulkan menjadi satu. Kita biasa menemukan kurung kurawal ini ketika membuat fungsi, kelas, serta pemanggilan struktur tanda titik . — Tanda titik dalam bahasa Java digunakan untuk mengakses atribut dan method dari sebuah objek. Dalam contoh hello world di atas, kita menggunakan tanda titik untuk mengakses atribut out dari objek System, lalu mengakses method println dari objek out. Selain untuk itu, tanda titik juga digunakan sebagai pengganti koma pada bilangan desimal — jadi bukan 0,9 tetapi masih banyak aturan dan tanda baca yang bisa kita gunakan seperti tanda tanya, koma, dan titik dua. Tapi itu semua akan kita bahas pada kesempatan-kesempatan ingat struktur ini, karena ini adalah aturan yang harus kita ketahui untuk menulis kode hanya struktur dasar ya, nantinya akan ada banyak struktur tambahan yang akan sangat membantu kita dalam menulis kode. Pastinya akan kita bahas pada kesempatan kita akan membahas tentang komentar pada bahasa berkoding ria 👋
Halo Teman-teman, bertemu lagi di tutorial Java Programming!Kali ini, kita akan membahas mengenai struktur program di Java dengan Aplikasi Netbeans. Mari kita Mulai ! Struktur Program JavaJava merupakan program yang berbasis OOP Object Oriented Programming sehingga penulisan struktur kode nya terbilang rapi, yaitu kita akan banyak mengenal dan melihat class-class. Pertama-tama saya sudah membuat sebuah Project Java dengan nama Java_Programming, Package dengan nama Fungsi_Input_Output dan sebuah Class dengan nama seperti gambar dibawah ini Package adalah sebuah tempat yang berisi sekumpulan class-class. Package biasanya digunakan untuk memisahkan class-class atau mengelompokkan class-class yang berhubungan / sesuai. Class adalah sebuah file yang berisikan kumpulan perintah, object atau variabel, function dan method-method. Ketika kita membuat sebuah package dan Class, maka di dalam Class tersebut belum ada coding apapun seperti yang terlihat pada Gambar 2. Jika kosong seperti ini, maka program yang kita buat tidak akan bisa dijalankan, karena tidak mempunyai main method. maka harus ditambahkan fungsi main methodnya di dalam public class fungsi_output public static void mainString[] args{ } Keterangan – Public = hak akses untuk class. Berarti class/method ini dapat diakses secara umum.– Static = tipe class/method nya merupakan static. Perbedaan dari static dan non-static adalah cara pemanggilannya.– Void = kosong / netral. berarti pada main method ini tidak mengembalikan nilai bertipe data khusus.– Main = utama. Berarti class/method ini yang akan dijalankan pertama kali saat program di run.– String[] = deklarasi sebuah array dalam tipe data String– Args = variabel yang bertipe array Tampilan script lengkapnya adalah sebagai berikut Setelah membuat main method, maka script code yang akan kita buat harus disimpan di dalam main method agar dapat dibaca ketika di Program Java, kita membutuhkan titik koma; sebagai akhir dari statement. Berikut contoh code Java untuk mencetak Hello World. Demikian penjelasan mengenai Struktur Program Java, semoga bermanfaat. Sampai bertemu di Materi Selanjutnya yaitu Tipe data dan Variabel di Java. Sumber
tuliskan dan jelaskan struktur penulisan kode program java